Dewagoal - Tagar Indonesia Terserah termasuk dalam bentuk rasa. Kecewa terhadap penanganan COVID-19, Indonesia Terserah menjadi perbincangan di Google Trend dan sempat muncul #indonesiaterserah di Twitter.

Tagar Indonesia Terserah Berjamur di Media Sosial

Tagar Indonesia Terserah Masuk Google Trends
Tagar Indonesia Terserah Masuk Google Trends

Hashtag #indonesiaterserah menyuarakan ketidakpuasan netizen pada penerapan aturan pencegahan penyebaran virus corona.

"Negri Seterah, Negara suka suka, Hukum Asal bapak suka #indonesiaterserah," tulis akun @R****R****.

Seiring bertambahnya jumlah orang yang terpapar virus Covid-19 di Indonesia membuat masyarakat kian sulit. Runtuhnya aspek ekonomi dan terganggunya bidang kehidupan lainnya membuat rakyat makin tersiksa dengan situasi seperti ini.

Hal yang disesalkan, masih banyaknya warga tak mengindahkan dan menaati anjuran, imbauan, serta peraturan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.

Rendahnya perilaku disiplin masyarakat dan terdapatnya sejumlah kebijakan Kementerian yang seolah tumpang tidih dengan skema protokol yang ditetapkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 juga jadi problem serius yang terus dihadapi.

Hal ini pula yang mendorongnya menjamurnya hastag #TerserahIndonesia, “Indonesia?? Terserah!! Suka-suka Kalian Saja” di timeline sejumlah halaman media sosial.

Ketua Umum Perhimpunan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Harif Fadhilah mengakui beberapa kolega profesinya mengeluhkan sikap sebagian masyarakat yang masih abai.

Para tenaga medis khawatir jika sikap cuek dengan tetap berkerumun bisa menambah jumlah pasien infeksi virus corona yang menyebabkan tambahan beban layanan kesehatan.

Tagar Indonesia Terserah Berjamur di Media Sosial
Tagar Indonesia Terserah Berjamur di Media Sosial

Selain menjadi perbincangan di Twitter dan Google Trend, Indonesia Terserah juga menjadi topik hangat di WhatsApp. Postingan di WhatsApp bahkan disertai saran supaya tenaga medis pulang dan berkumpul bersama keluarga.

Penanganan bisa digantikan mereka yang tidak peduli pada aturan jaga jarak untuk menekan jumlah kasus infeksi virus corona. Tidak disiplin dan taat meningkatkan risiko penyebaran virus corona di lingkungan umum.

Berikut bunyi pesan yang beredar di WhatsApp Group,

Kalian tidak mau wabah berakhir ? Sebarkan lah !

Kalian tidak mau distancing ? Berkerumun lah !

Kalian tidak mau tinggal di rumah ? Keluar lah !

Mari kita ganti slogan :
"Peoples stay outside !"
"Doctors stay at home !"

Kita tunggu siapa yang bertahan, siapa yang berguguran.

Sudah banyak dokter dan perawat berjatuhan, dan itu tidak merisaukan kalian.. .!?

Tenaga kesehatan sudah kehabisan ludah menjelaskan persoalan...!

Tenaga kesehatan sudah kehabisan tenaga menangkap korban...!

Tenaga kesehatan sudah kehabisan muka ditolak tetangga...!

Tenaga kesehatan sudah kehabisan bahan mencari pengamanan...!

Tenaga kesehatan sudah kehabisan ide mencari jalan penyelesaian...!

(Ini dari Dokter2 yang kesal dengan keadaan Indonesia sekarang)

Untuk kalian yang ingin mencari pemasukan ketika#dirumahaja kami akan merekomendasikan permainan online yang bisa kalian dapatkan keuntungannya sampai 3x lipat dan bahkan lebih. Semua tergantung anda.

Anda cukup modal deposit Rp. 100.000 dan melakukan pendaftaran di WAMA88. Kalian hanya perlu mendaftarkan diri dengan nomor rekening atau OVO dan DANA yang kalian punya.